Post ADS 1

RSUD RAA Tjokronegoro Perkuat Jejaring Rujukan, Dukung Penurunan Stunting dan Kematian Ibu-Anak

PURWOREJO, epurworejo.com – RSUD R.A.A. Tjokronegoro Kabupaten Purworejo terus memperkuat jejaring rujukan terintegrasi guna mendukung program nasional di bidang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta percepatan penurunan stunting dan wasting di Kabupaten Purworejo.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Jejaring Rujukan Terintegrasi dan Sosialisasi Program KIB, Stunting dan Wasting serta PKBRS yang digelar di Aula Lantai 3 RSUD R.A.A. Tjokronegoro, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh bidan dan nutrisionis dari seluruh puskesmas se-Kabupaten Purworejo.

Kepala Bagian Sekretariat RSUD R.A.A. Tjokronegoro, Heru Agung Prastowo, S.Kep., Ns., MM, yang membuka acara secara resmi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara rumah sakit dan puskesmas selama ini.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan rumah sakit sebagai rujukan sangat krusial dalam mendukung keberhasilan program nasional, khususnya dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak serta mencegah stunting.

“Sinergi yang solid akan mempercepat penanganan kasus, meningkatkan mutu layanan, dan pada akhirnya berdampak langsung pada kualitas kesehatan ibu dan anak di Purworejo,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memperoleh pembaruan wawasan terkait standar pelayanan kebidanan dan keluarga berencana, sekaligus meningkatkan kapasitas dalam pencegahan dan penanganan stunting serta wasting secara terpadu. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik yang dapat diterapkan di masing-masing wilayah kerja.

Baca Juga :  Alat Kelengkapan DPRD Purworejo Terbentuk, Ini Daftar Lengkapnya

Dalam sesi materi, dr. Lukman Hakim, Sp.OG memaparkan tentang IUD Pasca Plasenta, Laparoskopi Metode Operasi Wanita (MOW), serta penanganan perdarahan postpartum. Ia juga melakukan demonstrasi penggunaan kondom kateter sebagai bagian dari praktik klinis dalam penanganan kegawatdaruratan obstetri.

Sementara itu, dr. Shinta Fatimah Sahadewi menyampaikan materi mengenai pentingnya sinergi rumah sakit dan puskesmas dalam upaya menurunkan prevalensi stunting dan wasting melalui sistem rujukan yang cepat, tepat, dan terintegrasi.

Pada kesempatan tersebut, RSUD R.A.A. Tjokronegoro juga memberikan apresiasi kepada tiga puskesmas dengan jumlah rujukan terbanyak, yakni Puskesmas Bragolan, Puskesmas Dadirejo, dan Puskesmas Bener. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan kerja sama yang terjalin baik dalam sistem rujukan layanan kesehatan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Keluarga Berencana, RSUD R.A.A. Tjokronegoro telah menyediakan layanan KB Metode Operasi Wanita (MOW) dengan teknik laparoskopi. Layanan tersebut didukung fasilitas memadai dan tenaga medis kompeten serta dapat diakses menggunakan BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan KB yang aman dan berkualitas.

Melalui penguatan jejaring rujukan terintegrasi ini, RSUD R.A.A. Tjokronegoro menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, demi mewujudkan generasi Purworejo yang sehat, bebas stunting, dan berkualitas. (*)

Baca Berita Pantura

Loading RSS Feed
Loading RSS Feed