Wasda Pembangunan Jalan Plandi, DPRD Minta Pekerjaan Segera Ditangani

PURWODADI, epurworejo.com – Rencana pembangunan jalan poros desa di wilayah Desa Plandi Kecamatan Purwodadi, Purworejo mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo. Secara khusus wakil pimpinan DPRD Purworejo, masing-masing Rokhman dan Rudi Hartono turun langsung melakukan pengawasan dalam daerah sebelum kegiatan itu dilaksanakan, Senin (1/9/2026).

Dalam kesempatan itu Rokhman dan Rudi Hartono sambil menunggu kedatangan petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang berkesempatan berbincang dengan anggota masyarakat untuk mendengarkan beberapa harapan dari mereka.

“Dari pertigaan Pendowo sampai Plandi selama ini sudah bagus walaupun belum secara menyeluruh,” kata Martono, salah satu warga.

Martono menyambut baik adanya rencana pembangunan lanjutan jalan tersebut. Karena jalan itu menjadi akses utama warga untuk menjangkau beberapa desa setelah Plandi seperti Tegalrejo, Pundensari, Kesugihan bahkan Sumbersari.

Disampaikan jika kondisi jalan yang belum tertangani memang memprihatinkan. Keberadaan aspal tidak lagi mulus serta menyisakan kerikil dari lubang-lubang yang muncul.

Baca Juga :  RSUD RAA Tjokronegoro Gelar Sunatan Massal Sambut HUT RI ke-80 dan Milad ke-5

“Boleh dikatakan kalau kita lewat itu seperti lewat kali asat,” imbuh Martono.

Rokhman sendiri mengungkapkan jika di tahun 2026 ini jalan poros desa itu akan dilakukan pembangunan oleh DPUPR dan melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan tahun lalu.

“Dari petugas DPUPR disampaikan jika proses lelang dari kegiatan itu dilakukan dan tinggal melakukan penandatanganan kontrak,” jelas Rokhman.

Dirinya meminta agar pembangunan itu bsia segera dilaksanakan mengingat waktu yang ada cukup singkat. Dimana untuk tahun anggaran 2026 ini tinggal menyisakan waktu 4 bulan.

Hermanto, petugas Pengelolaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUPR Purworejo menyampaikan jika jalan yang akan ditangani mencapai panjang 1,25 kilometer dengan anggaran senilai Rp1,9 miliar. (*)