Gandeng Civitas Akademik Malaysia dan Pemerintahan, IAI An-Nawawi Purworejo Sukses Gelar Seminar Internasional

Keynot Speech oleh Rektor Iai - An Nawawi Hj. Khairun Nisa', M.S.I dalam Pembukaan Seminar Internasional Di Auditorium Nawawi Shidieq Pada Rabu, 5 Agustus 2026

Purworejo, epurworejo.com – Institut Agama Islam (IAI) An-Nawawi Purworejo Menyelengarakan International Seminar on Islamic Education 2026 Dengan tema Empowering Teachers for Global Islamic Education, di Auditorium Nawawi Shiddieq Kampus Iai An Nawawi Berjan, Purworejo.

Seminar internasional yang di adakan pada Rabu (5/8/2026) Menjadi forum strategis guna memperkuat kapasitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi dinamika pendidikan di era global, sekaligus mendukung terwujudnya visi “Indonesia Emas 2045” melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama.

200 peserta mengikuti seminar internasional itu yang terdiri atas guru PAI jenjang SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Purworejo, pengawas madrasah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), serta puluhan peserta daring dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.

Seminar menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan pemangku kebijakan, yakni Rektor IAI An-Nawawi Purworejo Hj. Khoirun Nisa’, M.S.I., sebagai pembicara pembuka, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhi Agung Prihatno, S.STP., M.M., sebagai keynote speaker, Prof. Madya Dr. Mukhamad Hadi Mustofa Subagio dari Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah International Islamic University (UNISHAMS), Malaysia, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo H. Mukhlis Abdillah, S.Ag., M.H., serta Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAI An-Nawawi Purworejo Dr. Adi Wibowo, M.Pd.

Dalam sambutannya, Rektor IAI An-Nawawi Purworejo, Hj. Khoirun Nisa’, M.S.I., menegaskan bahwa tantangan pendidikan Islam saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga bagaimana guru mampu membentuk karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

“Guru bukan sekadar menyampaikan ilmu, tetapi juga agen perubahan dalam membentuk karakter,” Tegasnya Dalam sambutan.

harapanya dalam seminar internasional tersebut tidak berhenti pada transfer pengetahuan semata, melainkan mampu menghasilkan kolaborasi yang berkelanjutan, publikasi ilmiah berkualitas, serta inovasi pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan Islam di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya berharap seminar ini tidak hanya menghasilkan wawasan baru, tetapi juga melahirkan kerja sama yang berkelanjutan, publikasi ilmiah yang berkualitas, serta inovasi pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan Islam, baik di Indonesia maupun di tingkat global,” Harapnya.

Baca Juga :  Standarisasi Pariwisata Ramah Muslim Jadi Strategi Tingkatkan Kunjungan Wisata

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhi Agung Prihatno, menilai peningkatan kompetensi guru merupakan faktor paling mendasar dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan IAI An-Nawawi menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.

“Untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, salah satu yang utama adalah meningkatnya kompetensi guru,” Ungkapnya Dalam sambutan.

Ia menambahkan, seminar tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para guru PAI untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, sekaligus memperoleh inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Purworejo.

Ketua Panitia, Daimah, menjelaskan bahwa penyelenggaraan International Seminar on Islamic Education merupakan bagian dari rangkaian IIE Fest 2026 sekaligus implementasi kerja sama antara IAI An-Nawawi Purworejo dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo.

Menurutnya, seminar ini dirancang sebagai forum peningkatan kapasitas guru PAI dengan menghadirkan pakar-pakar pendidikan Islam dari dalam dan luar negeri yang membahas berbagai isu strategis pendidikan Islam kontemporer.

“Target utama seminar adalah guru PAI dan mahasiswa PAI yang nantinya akan mengembangkan pendidikan Islam secara global,” Ungkapnya Dalam Wawancara.

Selain menjadi forum akademik, kegiatan tersebut juga menjadi implementasi nyata nota kesepahaman (MoU) antara IAI An-Nawawi Purworejo dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama Kabupaten Purworejo dalam penguatan kompetensi tenaga pendidik.

Melalui seminar internasional ini, IAI An-Nawawi Purworejo berharap lahir jejaring kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, pemerintah, dan praktisi pendidikan, sehingga mampu menghasilkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Upaya tersebut diharapkan menjadi salah satu kontribusi nyata dalam mencetak guru PAI yang profesional, berdaya saing global, dan siap membangun generasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.