Pimpinan DPRD Turun Langsung ke Lapangan, Kawal Pembangunan Pasar Winong

KEMIRI, epurworejo.com – Pimpinan DPRD Kabupaten Purworejo turun langsung ke lapangan untuk memastikan pembangunan Pasar Winong di Desa Winong Kecamatan Kemiri berjalan sesuai rencana, Senin (1/9/2026). Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen DPRD dalam mengawal pembangunan fasilitas publik agar memberikan manfaat dan kenyamanan bagi masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Purworejo, Rudi Hartono, mengatakan pengecekan dilakukan untuk melihat secara langsung progres pembangunan sekaligus memastikan konsep penataan pasar mampu memberikan ruang yang lebih aman dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

“Untuk kegiatan hari ini kita cek pengerjaan pasar di Desa Winong,” kata Rudi saat meninjau lokasi.

Menurutnya, pembangunan Pasar Winong dilakukan dengan konsep penataan ulang. Salah satu perubahan penting adalah posisi bangunan pasar yang kini dibuat lebih mundur dari jalan.

Sebelumnya, keberadaan pasar dinilai terlalu dekat dengan badan jalan sehingga berpotensi mengganggu aktivitas lalu lintas dan kenyamanan masyarakat. Melalui pembangunan dan relokasi tersebut, posisi bangunan kini dimundurkan sekitar 10 meter dari jalan.

“Karena kita tahu sebelumnya pasar ini sangat mepet dengan jalan. Nah, ini kita relokasi, diperbagus, terus dibuat ruko yang benar-benar kuat, dan kita mundur sekitar hampir 10 meter dari jalan,” jelasnya.

Rudi menilai penataan tersebut akan memberikan sejumlah keuntungan. Selain membuat pedagang lebih nyaman dalam menjalankan aktivitas perdagangan, masyarakat yang datang berbelanja juga akan lebih mudah memarkir kendaraan.

Baca Juga :  Purworejo Juara Umum II Dalam Jambore LKSA MCC di Baturaden

“Tentunya pedagang akan nyaman dan aman, pembelinya juga parkir juga gampang,” ujarnya.

Tidak hanya menyediakan ruang untuk aktivitas jual beli, kawasan Pasar Winong juga akan dilengkapi fasilitas yang dapat dimanfaatkan bersama oleh para pedagang. Salah satunya berupa aula yang nantinya dapat digunakan untuk berbagai kegiatan para pedagang pasar.

“Ini juga nanti akan dibuat seperti aula untuk teman-teman pedagang pasar yang di sini. Lihat, itu nanti bisa dipindah di sini semuanya,” terang Rudi.

Dalam pembangunan tersebut, setidaknya terdapat 32 los/kios yang disiapkan untuk mendukung aktivitas perdagangan di Pasar Winong. Penataan ini diharapkan mampu menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib, representatif, sekaligus memberikan kepastian ruang usaha bagi para pedagang.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Purworejo Wiyoto Harjono menyampaikan pembangunan Pasar Winong menjadi satu fokus pembangunan pasar yang ditangani pada tahun anggaran 2026.

“Di murni tahun 2026, pembangunan Pasar Winong. Tahun 2026 itu hanya satu, kita hanya menangani pembangunan pasar, satu yaitu Pasar Winong saja,” kata Wiyoto.

Ia menegaskan pembangunan tersebut ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir tahun ini. Dengan demikian, masyarakat dan pedagang diharapkan dapat segera menikmati fasilitas pasar yang telah ditata dan dibangun dengan kondisi yang lebih baik.(*)