KEMIRI, epurworejo.com – Pembangunan Pasar Winong, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, yang menelan anggaran lebih dari Rp4 miliar diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus mendongkrak aktivitas perdagangan dan pendapatan retribusi.
Harapan tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo Tursiyati saat melakukan Pengawasan Dalam Daerah (Wasda) bersama jajaran anggota Komisi III di Pasar Winong, Rabu (9/9/2026).
Tursiyati mengatakan, besarnya anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan pasar harus diimbangi dengan pemanfaatan yang optimal. Pasar yang lebih representatif diharapkan mampu menarik lebih banyak pedagang maupun pengunjung.
“Dengan anggaran yang cukup fantastik, kita berharap pasarnya besok makin representatif, ramai, pengunjungnya tambah nyaman,” kata Tursiyati.
Menurutnya, peningkatan kenyamanan dan fasilitas pasar juga diharapkan berdampak terhadap optimalisasi penerimaan retribusi. Terlebih, dalam pembangunan tersebut tersedia lebih dari 30 kios yang nantinya dapat dimanfaatkan para pedagang.
“Secara otomatis kami berharap dari retribusi bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Ia berharap seluruh kios yang telah dibangun dapat segera terisi dan dimanfaatkan secara maksimal oleh pedagang. Dengan demikian, keberadaan bangunan pasar yang baru tidak hanya menjadi fasilitas fisik, tetapi benar-benar mampu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di Pasar Winong.
“Ada 30 lebih kios yang dibangun, semoga penuh, bisa ditempati, dan bisa digunakan oleh para pedagang,” harapnya.
Tursiyati menegaskan, optimalisasi pemanfaatan pasar menjadi bagian penting agar investasi pemerintah melalui pembangunan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pedagang dan warga yang beraktivitas di Pasar Winong.(*)








