Kondisi Pasar Kaliboto Memprihatinkan, Komisi III Dorong Pembangunan Diprioritaskan

BENER, epurworejo.com – Kondisi salah satu los di Pasar Kaliboto, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, menjadi perhatian khusus Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo. Bangunan los yang berada di bagian tengah pasar tersebut dinilai sudah tidak layak digunakan untuk aktivitas jual beli dan berpotensi membahayakan pedagang maupun pengunjung.

Kondisi tersebut ditemukan Komisi III saat melakukan Pengawasan Dalam Daerah (Wasda) di Pasar Kaliboto, Rabu (9/9/2026). Kegiatan dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Purworejo Tursiyati bersama jajaran anggota komisi.

Tursiyati mengatakan, dari hasil peninjauan, terdapat dua los di bagian utara Pasar Kaliboto. Salah satu los di bagian selatan telah mendapatkan renovasi pada bagian atap. Namun, kondisi los yang berada di bagian tengah justru sangat memprihatinkan.

“Yang Kaliboto itu pasarnya bagian depan, depan itu yang timur, terus utara ternyata ada dua los. Yang los kidul itu kan sudah direnovasi atapnya. Nah, yang tengah itu kondisinya remuk, remuk ajur, sangat tidak layak untuk aktivitas jual beli,” kata Tursiyati.

Menurutnya, kondisi bangunan tersebut bukan hanya mengganggu kenyamanan aktivitas perdagangan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang datang ke pasar.

Baca Juga :  Angkat Tema Manuskrip Bagelen, UntukTeguhkan Jati Diri Purworejo

Terlebih, ketika memasuki musim penghujan, kondisi bangunan yang tidak layak tersebut dikhawatirkan semakin menyulitkan pedagang. Genangan air hingga kebocoran disebut berpotensi membuat los tidak dapat digunakan secara optimal.

“Maka sangat membahayakan juga untuk para pengunjung. Nanti kalau musim hujan juga pasti banjir, cerocoh, dan lain sebagainya, tidak bisa digunakan untuk berjualan,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Tursiyati berharap Pemkab Purworejo segera memberikan perhatian dan merespons kebutuhan perbaikan Pasar Kaliboto. Ia mendorong agar pembangunan pasar tersebut kembali diprioritaskan dalam perencanaan anggaran tahun depan.

Menurutnya, pembangunan Pasar Kaliboto sebenarnya sudah sempat direncanakan sebelumnya, namun pelaksanaannya masih mengalami penundaan.

“Nah, kita berharap Pemkab merespons dengan kondisi ini. Besok kita prioritaskan di tahun depan untuk diajukan pembangunan Pasar Kaliboto. Memang kemarin sudah direncanakan, tapi masih ditunda,” jelasnya.

Ia berharap usulan pembangunan tersebut dapat kembali dianggarkan sehingga kondisi pasar menjadi lebih representatif dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

“Nanti supaya bisa dianggarkan lagi, supaya pedagang bisa lebih nyaman,” jelasnya. (*)