Politisi PKB Dukung Langkah Wabup Cegah Bullying di Sekolah

Sekretaris Komisi IV DPRD Purworejo, Muh Dahlan.

PURWOREJO, epurworejo.com – Upaya pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Purworejo. Pengawasan terhadap perilaku siswa perlu diperkuat agar kasus perundungan dapat dicegah sejak dini tanpa harus menunggu jatuhnya korban.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo, H Much Dahlan SE, mendukung langkah Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi yang meminta seluruh kepala sekolah dan guru lebih aktif mencegah bullying di lingkungan pendidikan.

Menurut Dahlan, pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa sekolah tidak hanya bertanggung jawab terhadap proses belajar mengajar, tetapi juga harus memastikan keamanan dan kenyamanan anak selama berada di lingkungan pendidikan.

“Pernyataan Pak Wakil Bupati ini perlu ditindaklanjuti secara nyata. Pencegahan bullying jangan hanya menjadi imbauan, tetapi harus dilaksanakan oleh seluruh sekolah melalui pengawasan dan pembinaan terhadap siswa,” kata politisi PKB ini, Rabu (14/10/2026).

Ia menilai, guru dan kepala sekolah memiliki peran penting untuk mengenali perubahan perilaku anak serta mendeteksi sejak awal jika terjadi indikasi perundungan. Penanganan juga harus dilakukan secara tepat agar persoalan tidak berkembang dan berdampak lebih buruk terhadap korban.

Dahlan berharap Pemkab Purworejo melalui Dinas Pendidikan segera memperkuat langkah pencegahan di seluruh satuan pendidikan. Evaluasi terhadap sistem pengawasan sekolah, edukasi antiperundungan, serta pelibatan orang tua dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Ratusan Peserta Ikuti Beach Medirun 2026

“Kami berharap Pemkab Purworejo benar-benar menindaklanjuti apa yang disampaikan Wakil Bupati. Jangan sampai perhatian baru muncul setelah ada kasus. Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk belajar, tumbuh, dan berkembang tanpa rasa takut,” tegasnya.

Menurutnya, pencegahan bullying membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat. Dengan langkah yang terkoordinasi, lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak di Kabupaten Purworejo dapat terus diwujudkan.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi minta seluruh kepala sekolah dan guru di Kabupaten Purworejo diminta bergerak aktif mencegah perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan. Pengawasan terhadap perilaku siswa harus diperkuat dan langkah pencegahan dilakukan sejak dini tanpa menunggu jatuhnya korban maupun kasus menjadi viral.

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menegaskan, fenomena perundungan di sekolah-sekolah di Indonesia semakin memprihatinkan. Tragedi yang menimpa Muhammad Hasbi al Aqib, siswa kelas 2 SD di Pemalang, harus menjadi peringatan serius bagi semua pihak.

“Tragedi yang menimpa Muhammad Hasbi al Aqib harus menjadi alarm bagi kita semua. Ada perubahan perilaku anak-anak yang perlu kita cermati. Pola pengawasan dan pencegahan di sekolah pun harus ikut berubah,” tegas Dion.(*)