Hadiri Acara Puncak Lustrum SMA 7 Purworejo, DPRD Ajak Siswa Semakin Berprestasi

PURWOREJO, epurworejo.com – Perayaan Lustrum ke-7 atau hari jadi ke-35 SMAN 7 Purworejo menjadi momentum untuk mendorong siswa terus mengembangkan potensi dan menorehkan prestasi. Semangat tersebut mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Purworejo yang turut menghadiri rangkaian acara puncak peringatan tersebut.

Anggota DPRD Purworejo, Roy Adinata Sutanto, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi berbagai rangkaian kegiatan yang telah digelar SMAN 7 Purworejo. Menurutnya, kegiatan Lustrum tidak hanya menjadi perayaan hari jadi sekolah, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta prestasi.

Roy mendorong para siswa untuk memanfaatkan berbagai kesempatan yang diberikan sekolah dengan sebaik-baiknya. Prestasi yang diraih siswa dinilai tidak hanya membawa kebanggaan bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga turut mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Purworejo.

“Harapannya anak-anak terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Kembangkan potensi yang dimiliki dan jangan takut untuk bermimpi setinggi mungkin,” ujarnya.

Perayaan Lustrum ke-7 SMAN 7 Purworejo telah berlangsung sejak Maret 2026. Sedikitnya 10 kegiatan telah digelar, mulai dari bakti sosial, kompetisi olahraga, perlombaan pelajar, kegiatan akademik, hingga pagelaran seni.

Rangkaian peringatan tersebut memasuki momentum penting setelah sebanyak 1.066 siswa SMAN 7 Purworejo tampil dalam Tari Kolosal “Sapta Gemilang” pada pembukaan Lustrum ke-7, Sabtu (5/9).

Ribuan gerakan siswa dalam tarian kolosal tersebut menjadi bagian utama pembukaan yang dikemas berbeda dari apel pada umumnya. Pertunjukan tersebut sekaligus menggambarkan perpaduan prestasi, seni, dan budaya yang dikembangkan di lingkungan sekolah.

Kepala SMAN 7 Purworejo, Hari Peni S. Pamedar, mengatakan konsep pembukaan sengaja dirancang untuk menyelaraskan capaian prestasi siswa dengan potensi budaya yang berkembang di sekolah.

“Bentuknya apel, namun kami memberdayakan potensi anak-anak yang digembleng berprestasi sekaligus selaras dengan budaya,” katanya di sela kegiatan.

Menurutnya, potensi siswa di bidang seni, khususnya seni tari dan vokal, terus digali dan dikembangkan. Tari kolosal menjadi salah satu ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas sekaligus membangun kekompakan.

Baca Juga :  Evaluasi Kejurnas Jadi Modal, Wushu Purworejo Siap Tampil Lebih Garang di Porprov

Nama “Sapta Gemilang” memiliki makna khusus. Sapta berarti tujuh, sesuai dengan Lustrum ke-7, sedangkan gemilang menggambarkan kegemilangan dan puncak prestasi.

“Kami berharap civitas atau almamater mengangkasa setinggi langit, setinggi cita-citanya, dan memberi manfaat serta warna bagi Kabupaten Purworejo maupun alumni secara keseluruhan,” ujar Hari Peni.

Hari Peni menjelaskan, Lustrum ke-7 telah dirangkai dengan sedikitnya 10 event sejak Maret 2026. Kegiatan tersebut mencakup bakti sosial, kompetisi olahraga, hingga berbagai perlombaan yang melibatkan pelajar tingkat SMP.

Sejumlah kompetisi yang digelar antara lain PMR, baris-berbaris, basket, futsal, hingga 3-on-3 basket dengan cakupan peserta wilayah Kedu. Kompetisi futsal juga digelar di tingkat Kabupaten Purworejo dengan jumlah peserta yang cukup banyak.

Selain olahraga, sekolah menggelar agenda akademik dan seni. Di antaranya pagelaran seni, lomba mata pelajaran yang dikemas dalam konsep Flash Champion, serta pelatihan menulis bertema cagar budaya.

Karya peserta pelatihan menulis tersebut nantinya akan dinilai dalam lomba menulis yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026.

Masih terdapat tiga agenda besar yang menjadi bagian dari rangkaian Lustrum ke-7. Salah satunya jalan sehat yang diawali fun run. Hingga kini, peserta fun run telah mencapai 1.875 orang.

Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan reuni akbar dan ditutup Sarkoro Voice Festival (Sarvival).

“Sarvival ini bukan sekadar hiburan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa mengenai proses mempersiapkan dan terlibat dalam pertunjukan berskala besar,” tegas Hari Peni.

Untuk agenda eksternal, Sarvival dijadwalkan berlangsung 12 September 2026 dan terbuka untuk umum. Sejumlah penyanyi bakal tampil, antara lain alumni Tio and Friends, Nadhif Basalamah, hingga Denny Caknan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Lustrum ke-7 SMAN 7 Purworejo diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan hari jadi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat karakter, kreativitas, serta budaya berprestasi di kalangan siswa.(*)