PURWOREJO, epurworejo.com – Partai Golkar mematok meraih 11 kursi DPRD Kabupaten Purworejo pada Pemilu 2029. Ini jadi fokus utama DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo di bawah kepemimpinan Hj Yuli Hastuti.
Target tersebut ditegaskan usai Yuli kembali dikukuhkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Purworejo untuk periode ketiga dalam acara pengukuhan dan rapat koordinasi yang digelar Minggu (26/7/2026).
“Untuk Pemilu 2029 kami menargetkan perolehan kursi DPRD Purworejo dari 8 menjadi 11 kursi. Saya mengajak seluruh kader dan pengurus untuk menjaga soliditas,” ujar Yuli dalam pidato politiknya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh atas kepercayaan yang kembali diberikan untuk memimpin Golkar Purworejo.
“Ini sebagai awal perjuangan untuk lima tahun ke depan. Saya berharap Golkar Purworejo selalu solid dan responsif terhadap aspirasi masyarakat,” katanya.
Menurut Yuli, pengukuhan sekaligus rapat koordinasi tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk menghadapi Pemilu 2029. Dalam waktu dekat, DPD Golkar Purworejo akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) guna menyusun kebijakan strategis dan program kerja partai.
Selain memperkuat mesin politik, Golkar Purworejo juga berencana membangun kantor sekretariat sebagai pusat aktivitas organisasi. Berbagai program akan disiapkan untuk mendukung kemenangan pada Pemilu Presiden, Pemilu Legislatif, hingga Pemilihan Kepala Daerah.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh menilai target 11 kursi DPRD yang dicanangkan Golkar Purworejo merupakan sasaran yang realistis. Menurutnya, modal kepemimpinan Yuli Hastuti sebagai Bupati Purworejo menjadi kekuatan tersendiri bagi partai berlambang pohon beringin tersebut.
Ia bahkan optimistis Golkar mampu mengulang kejayaan seperti pada masa kepemimpinan Kelik Sumrahadi, ketika partai tersebut menjadi kekuatan politik dominan di Purworejo.
Saleh juga menekankan pentingnya memperkuat kaderisasi dengan melibatkan generasi muda sebagai langkah menghadapi komposisi pemilih pada Pemilu 2029 yang akan semakin didominasi kalangan muda.
“Saya perhatikan kepengurusan Golkar Purworejo merupakan kombinasi yang bagus antara kaum muda dan generasi senior. Ini bisa saling melengkapi dan saling mendukung untuk menyambut 2029,” ujarnya.(*)








